Satuan Kegiatan Mingguan (SKM) PAUD

Posted by Setiadi Susilo On 1 comments

satuan kerja Mingguan (SKM)

Pada perencanaan mingguan guru menyusun Satuan Kegiatan Mingguan (SKM). SKM ini berisi kegiatan-kegiatan dalam rangka mencapai indikator yang telah direncanakan dalam minggu sesuai dengan keluasan pembahasan tema dan sub tema yang telah direncanakan pada programsemester.

Bentuk Satuan Kegiatan Mingguan (SKM) model pembelajaran kelompok


Komponen SKM model pembelajaran kelompok adalah sebagai berikut :

·         Tema dan Sub Tema
·         Alokasi Waktu
·         Aspek Pengembangan
·         Kegiatan per aspek pengembangan

Langkah-langkah menyusun SKM adalah sebagai berikut :

·         Memilih tema
·    Pemetaan kompetensi dasar, hasil belajar, dan indikator berdasarkan tema yang dipilih.
·         Penentuan alokasi waktu untuk setiap jaringan tema.
·      Membuat matrik hubungan antara tema dengan kompetensi dasar hasil belajar dan indikator.
·         Menyusun SKM

Contoh SKM model pembelajaran kelompok :
satuan kerja Mingguan (SKM)


Bentuk Satuan Kegiatan Mingguan (SKM) model pembelajaran berdasarkan minat.


Komponen SKM model pembelajaran kelompok adalah sebagai berikut :

·         Tema dan Sub Tema
·         Alokasi Waktu
·         Aspek Pengembangan
·         Kegiatan per aspek pengembangan sesuai dengan area yang telah direncanakan

Langkah-langkah menyusun SKM adalah sebagai berikut :
·         Memilih tema
·    Pemetaan kompetensi dasar, hasil belajar, dan indikator berdasarkan tema yang dipilih.
·         Penentuan alokasi waktu untuk setiap jaringan tema.
·      Membuat matrik hubungan antara tema dengan kompetensi dasar hasil belajar dan indikator sesuai dengan area yang telah direncanakan.
·         Menyusun SKM

Contoh SKM model pembelajaran berdasarkan minat :
satuan kerja Mingguan (SKM)

1 comments to Satuan Kegiatan Mingguan (SKM) PAUD

  1. says:

    Asrianti Syamsul tolong diberikan juga contoh model SKM Klp B.
    terima kasih

Post a Comment

Terimakasih sudah berkomentar dengan bijak tanpa ada unsur sara dan tidak melanggar norma-norma sosial agama.